5.11.2005

Kamu Jonimu





Entah kenapa, berita itu tiba-tiba terlintas lagi di otak—meskipun udah basi.
TOTET? UMROH?
Gila.. Dua kata itu kayaknya gak layak bersandingan deh!

Masih lebih layak nyandingin Charles dengan Camilla Parker, Jose Mourinho dengan Premiership, Tony Blair dengan George Wacky Bush, atau bahkan Jusuf Kalla dengan Badut Ancol ! Karena mereka semua itu bener-bener mengisi satu sama lain.

Tapi, Totet dengan Umroh!!??

Buat gue ngebayangin hal itu adalah pekerjaan yang sangat susah!
Sesusah ngebayangin orang seawam dan secantik Mariana, fasih ngucapin istilah “proyeksionis” di film JANJI JONI. –istilah yang amat sangat langka diucapin orang awam di kehidupan nyata.
(Kenapa Joko Anwar gak suruh dia ngomong “Tukang Puter Film di Bioskop” aja sihhh???)

Tapi sebenernya apa sih susahnya?
Toh gak ada satu halpun di dunia ini yang mustahil…
Nyandingin Mulyana W. Kusumah dengan suap aja sekarang pun bisa kok...
Apalagi nyandingin Kepala BKPM ama Preman JIS!
Belum lagi nyandingin FPI sama graphic house!!!
Wong Habib-nya udah bisa bikinin logo buat kaset, jee…
(jangan2 FPI itu singkatan Freehand-Photoshop-Illustrator ????)

Toh Totet kan cuma seorang aktor di sebuah film berjudul KEHIDUPAN.
Yang memainkan adegan dari roll film ke roll film berikutnya.
Yang Maha di Atas adalah sutradaranya.
Dan Joni si pengantar roll adalah Totet sendiri.
Terserah dia, mau sampai bagian mana kisah itu diputer…

Setiap orang berhak menjadi Joni-nya sendiri.
Gak tergantung orang lain cuman untuk nuntasin ending film tentangnya.
Gak tergantung orang lain buat ngisi film dengan roll-roll miliknya.

Ini film tentangmu.
Ini roll film-mu.
Jadilah Joni-mu.

Layaknya seorang Sesek,
yang memutuskan untuk mengisi hari sabtu itu dengan roll-roll film berisi adegan:

- Winning Eleven sepagi-siangan
- Nemenin Astri belanja baju dan sepatu di Kayla
- Bawa Naia di-imunisasi dr. Waldi,
- Nemenin Astri dicabut jahitan drg. Franky
- Cekikikan nonton Janji Joni di PIM
- Flaming Towers di Blowfish

apa roll film berikutmu, Sek?

apa roll film berikutmu, Tet?

---

Terinspirasi oleh film bagus berjudul Janji Joni, keuletan Astrid dengan Kayla-nya, dan kemabukan anak-anak eks taman belakang di Blowfish, yang tetap sama ngangeninnya.. =)



Kamar Belakang Gandul
090505
wild. weird. wacky.

4 comments:

Alia said...

Enggak ah.
Aku Angelique-ku.
;)

yoga said...

Sek sejarah mengatakan, walau butuh waktu, tapi sistim kepercayaan manusia purba memang bergeser, dari animisme/dinamisme ke agama kitab. Butuh waktu, tapi mungkin.

bucin said...

emang lo blom tauk? totet kan sebelumnya sudah muallaf... qeqeqe

Sheque said...

Betul Yog..

Totet emang orang purba =)